Puisi senja
Ketika mentari pagi terus meniti,
Bahang panas terus memancar, menembusi lapisan demi lapisan
Riuh kedengaran cicipan burung dan unggas
Berkeliaran, bertebaran mencari rezeki
Dikala mentari menyembah bumi
Panasnya masih bersisa
Memancar bumi menerangi alam
Memanggil pulang kembali ke sarang
Menikmati malam berlalu sepi
Unggas dirimba memanggil merdu
Menghiasi malam penuh kesepian
Setia pada tempatnya
Setia pada alam ciptaanNya
Dikala mentari menyinari bumi
Menyinar penuh harapan
Menitiskan peluh manusiawi
Mencari rezeki terhampar di bumi
Tiada ulasan:
Catat Ulasan